• UGM
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Pusat Studi Energi
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang PSE
    • Pengantar
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Kegiatan
    • Kerjasama
    • Personalia
  • Program Kerja
  • Jasa
    • Jasa Survei Geofisika untuk Eksplorasi Air Tanah
    • Jasa Survei Geofisika untuk Geoteknik
    • Jasa Audit Energi
  • PENELITIAN
  • Pelatihan
  • Kontak
  • Beranda
  • Pos oleh
Pos oleh :

pse

Value Chain Hilirisasi Nikel dan Tantangan Pemanfaatan di Dalam Negeri

News Saturday, 31 January 2026

 

Nikel merupakan salah satu logam non-ferrous strategis yang memiliki peran penting dalam industri global, terutama karena ketahanannya terhadap korosi serta sifat mekanik dan kimia yang unggul. Indonesia menempati posisi kunci dalam rantai pasok global nikel dengan total cadangan mencapai mencapai 55 juta ton atau sekitar 42,31% dari total cadangan global yang diperkirakan mencapai 130 juta ton (USGS, 2025), menjadikannya negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia.

Dalam rantai nilai hilirisasi, nikel Indonesia masih banyak diperdagangkan dalam berbagai bentuk, mulai dari nickel pig iron, ferronickel, nickel sulphate, precursor battery, hingga battery pack (Walaupun sebagaian ada yang sudah tidak diperdagangkan bebas). Data menunjukkan bahwa China menjadi aktor dominan dalam rantai pasok ini. China merupakan importir terbesar bahan baku nickel ore dari Indonesia, sekaligus masuk dalam lima besar negara pengimpor produk nickel sulphate dan precursor battery. Di sisi lain, China juga tercatat sebagai eksportir terbesar produk battery pack ke pasar global.

Sementara itu, produk antara seperti nickel sulphate dan precursor battery masih banyak diekspor ke negara-negara seperti Taipei, Korea Selatan, Belgia (Untuk Nickel Sulphate) dan Amerika Serikat,  Britania Raya, Singapura (precursor battery), menandakan bahwa nilai tambah di dalam negeri belum sepenuhnya optimal. Padahal, Indonesia telah menjadi salah satu produsen utama stainless steel dunia dan memiliki potensi besar untuk masuk lebih jauh ke industri baterai kendaraan listrik.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan hilirisasi dan pemanfaatan nikel di dalam negeri menjadi kunci strategis untuk meningkatkan nilai tambah, mengurangi ketergantungan impor produk hilir, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok baterai dan kendaraan listrik global.

 

Referensi Tambahan:

BKPM, 2023, Peta Jalan (Roadmap) Hilirisasi Investasi Strategis

 

 

Peneliti PSE UGM Ungkap Potensi Biochar sebagai Solusi Strategis Penyerapan CO₂

News Friday, 30 January 2026

Contributor: Hanifrahmawan Sudibyo

Editor: Naga Pamungkas

Yogyakarta, PSE UGM- Upaya mitigasi perubahan iklim terus mendorong pengembangan teknologi penangkapan karbon yang efektif dan berkelanjutan. Peneliti Pusat Studi Energi (PSE) Universitas Gadjah Mada bersama mitra nasional dan internasional berhasil membuktikan potensi biochar sebagai material unggulan untuk CO₂ sequestration dari atmosfer dan tanah melalui riset yang dipublikasikan dalam Journal of Analytical and Applied Pyrolysis

Penelitian ini melibatkan kolaborasi lintas institusi, yakni UGM, University of Nottingham, BRIN, dan IPB, dengan fokus utama pada studi permodelan kinetika adsorpsi CO₂ pada biochar hasil pirolisis limbah sludge industri pulp dan kertas (PPMS). Hasil riset menunjukkan adanya sinergi strategis antara suhu pirolisis dan penggunaan katalis mineral, khususnya Fe-doped K-feldspar, yang mampu merekayasa struktur biochar agar memiliki kapasitas serap karbon dan stabilitas yang unggul.

Secara mekanistik, keberadaan katalis berbasis besi mendorong proses deoksigenasi dan aromatisasi, sehingga terbentuk matriks karbon sp² yang lebih stabil dan efektif dalam mengikat molekul CO₂. Variasi suhu pirolisis juga terbukti berperan penting dalam menggeser mekanisme adsorpsi dari kemisorpsi menuju fisisorpsi yang lebih optimal dan efisien. Kondisi terbaik dicapai pada suhu 400°C dengan konsentrasi katalis 2%, yang menghasilkan keseimbangan antara hasil produksi biochar, kapasitas adsorpsi, dan daya tahan material.

Temuan lainnya menunjukkan bahwa biochar yang dihasilkan memiliki stabilitas karbon jangka panjang dengan estimasi umur simpan hingga jutaan tahun, sekaligus mampu meningkatkan produk energi turunan seperti biocrude dan syngas kaya hidrogen dan metana. Dengan kapasitas penangkapan CO₂ mencapai 108 mg g⁻¹, inovasi ini membuka peluang integrasi teknologi biochar dalam kerangka ekonomi sirkular dan transisi energi berkelanjutan.

Penelitian ini didukung oleh pendanaan e-ASIA JRP dan Hibah PSE UGM, serta menjadi kontribusi strategis PSE UGM dalam pengembangan material hijau untuk mendukung target penurunan emisi karbon nasional dan global.

Energy Dictionary #5: Mineral Kritis dan Mineral Strategis dalam Kerangka Kebijakan Minerba Nasional

News Wednesday, 24 December 2025

Contributor: Ekrar Winata

Editor: Naga Pamungkas

Peningkatan kebutuhan mineral sebagai penopang transisi energi, industrialisasi, dan ketahanan nasional mendorong pemerintah Indonesia memperkuat kerangka kebijakan terkait mineral kritis dan mineral strategis. Melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 296 Tahun 2023 tentang Mineral Kritis dan Keputusan Menteri ESDM Nomor 69 Tahun 2024 tentang Mineral Strategis, pemerintah menegaskan posisi mineral sebagai elemen vital dalam pembangunan ekonomi dan keamanan nasional.

Mineral kritis didefinisikan sebagai mineral yang memiliki kegunaan penting bagi perekonomian nasional dan pertahanan keamanan negara, berisiko tinggi terhadap gangguan pasokan, serta tidak memiliki pengganti yang layak. Penentuannya didasarkan pada empat kriteria utama, antara lain perannya sebagai bahan baku industri strategis nasional, nilai manfaat ekonomi dan pertahanan, risiko pasokan, serta keterbatasan substitusi. Definisi ini menempatkan mineral kritis sebagai komoditas yang memerlukan pengelolaan khusus dan berkelanjutan.

Sementara itu, mineral strategis memiliki cakupan yang lebih luas dalam konteks hilirisasi dan penguatan daya saing industri nasional. Mineral strategis mencakup mineral yang menjadi bahan baku industri strategis seperti industri kendaraan listrik, energi surya, farmasi, elektronika, dan pertahanan; mineral dengan potensi dominasi pasar global; serta mineral yang berkontribusi signifikan terhadap penerimaan negara dan cadangan devisa. Penggunaan masif mineral strategis dalam industri bernilai tambah tinggi menjadi landasan utama penetapannya.

Pengaturan tata kelola mineral kritis dan mineral strategis diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2025 tentang Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Pasal 157 ayat (5) memberikan mandat bagi pemerintah untuk menetapkan pengaturan khusus guna menjamin pasokan bahan baku bagi industri strategis dalam negeri serta mendukung optimalisasi hilirisasi mineral. Lebih lanjut, Pasal 188G menegaskan penarikan kewenangan perizinan usaha pertambangan mineral kritis dan strategis dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat, sekaligus memberikan dasar hukum bagi Menteri ESDM untuk menetapkan komoditas yang tergolong kritis dan strategis.

Bagi Pusat Studi Energi UGM, perkembangan kebijakan ini menjadi momentum penting untuk mendorong kajian lintas disiplin mengenai tata kelola sumber daya mineral, ketahanan pasokan, serta implikasinya terhadap percepatan transisi energi menuju clean energy dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

 

TURUT BANGGA! Pakar Pusat Studi Energi Turut Penuhi Panggilan DPR RI Indonesia Terkait Audiensi RUU Kelistrikan dan RUU EBET

News Thursday, 4 December 2025

Jakarta, PSE UGM-  Dalam rangka memenuhi panggilan DPR RI terkait audiensi RUU Kelistrikan dan RUU EBET Pakar PSE UGM yang diwakili oleh Prof. IR. Tumiran dan Prof Mailinda Eka Yuniza turut hadir memenuhi panggilan anggota dewan pada tanggal 01 Desember 2025. Panggilan ini dimaksudkan untuk memberikan masukan-masukan terkait RUU Kelistrikan dan RUU EBET yang sudah terimplementasikan saat ini. Selain PSE UGM, juga terdapat beberapa stakeholder lain yang turut serta memberi masukan dalam audiensi ini seperti Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Generasi Energi Bersih Indonesia, dan Indonesia Parliamentary Center (`IPC). Diharapkan bahwa  audiensi ini dapat memberikan perkembangan positif terhadap RUU Kelistrikan dan RUU EBET di Indonesia kedepanya serta menyokong kualitas electricity di Indonesia.

Kerja Sama Siap Dimulai: Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Organisasi Riset Kebumian dan Maritim BRIN Bersama PSE UGM Sudah Berhasil Dilakukan

News Thursday, 27 November 2025

Contributor: Ekrar Winata

Editor: Naga Pamungkas

Yogyakarta, PSE UGM- Tepatnya pada 27 November 2025 gong kerja sama telah berbunyi di Fakultas Pertanian UGM yang mana menandakan kerjasama antara Organisasi Riset Kebumian dan Maritim BRIN bersama PSE UGM telah berhasil dilakukan. Penandatanganan ini berlangsung dengan lancar dengan Prof Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU. Semoga kerjasama ini dapat memberikan manfaat serta meningkatkan kualitas education dan research di Indonesia.

Kepala Pusat Studi Energi Berikan Terobosan Pemikiran Dalam Diskusi Kebijakan Energi Nasional Yang Diselenggarakan Oleh PT PGN

News Wednesday, 26 November 2025

Contributor: Akmal Irfan Majid

Editor: Naga Pamungkas

 

Jakarta, PSE UGM- Kepala Pusat Studi Energi (Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU) berkesempatan untuk memberikan terobosan pemikiran dalam Diskusi Kebijakan Energi Nasional yang diselenggarakan oleh Pertamina Gas Negara (PGN). Diharapkan diskusi yang berlangsung di Jakarta 25 November 2025 ini dapat memberikan kontribusi kebijakan terkait clean and green energy.

Peneliti PSE UGM Turut Berikan Kontribusi Pemikiran dalam Rapat Kerja BPH Migas

News Sunday, 23 November 2025

Tangerang, PSE UGM- Tepatnya pada 21 November 2025, tepatnya di Episode Hotel Gading Serpong, BPH Migas menggelar rapat kerja rapat kerja dengan tema “Optimalisasi Kinerja BPH Migas dalam Mendukung Energi Berkeadilan”.Kegiatan ini pada dasarnya bertujuan untuk memaparkan kinerja BPH Migas selama 2025. Selain itu, dalam acara ini juga terdapat pemaparan materi oleh peneliti PSE UGM (Yudhistira Hendra Permana , Ph.D. dan  Prof Suratman) guna untuk rekomendasi komite baru. Diharapkan BPH Migas dapat lebih siap dalam menghadapi kompleksitas, tantangan, dan perubahan ada untuk tetap secara optimal mengawasi dan mendistribusikan BBM di Indonesia energy consumption di Indonesia akan semakin baik.

Tenaga Ahli PSE UGM ikut Serta Dalam Proyek e-Asia JRP

News Friday, 21 November 2025

Contributor: Hanifrahmawan Sudibyo

Editor: Naga Pamungkas

Yogyakarta, PSE UGM- Tenaga Ahli PSE UGM Hanifrahmawan Sudibyo Ph.D., Prof. Ir. Wiratni Budhijanto, Prof. Ir. Sarjiya (Kepala Pusat Studi Energi UGM), Ekrar Winata M.Si., dan Daniel Tanto S.I.Kom, Berkesempatan mengikuti Joint research program yang rencananya diselenggarakan sampai dengan tahun 2030.Kegiatan joint research ini diikuti oleh 4 negara seperti Indonesia, Jepang, Filipina, Thailand Secara garis besar riset ini membahas terkait peningkatan keberlanjutan sumber daya dari limbah biomassa basah untuk energi bersih yang lebih baik. Diharapkan program ini dapat meningkatkan kontribusi dalam bidang clean energy dan dapat berkontribusi untuk menurunkan emisi carbon/Co2.

Tim Komunikasi Viriya ENB Kunjungi Lab Hidrogen Tempat Penelitian Tim PSE UGM

News Thursday, 20 November 2025

Contributor: Naga Pamungkas

Editor: Naga Pamungkas

Yogyakarta, PSE UGM– Tepatnya pada tanggal 21 November 2025 Tim Komunikasi Viriya ENB melakukan kunjungan ke lab hidrogen yang kerap digunakan tim peneliti PSE UGM untuk melakukan penelitian dalam rangka untuk menambah dokumentasi keilmiahan tim ViriyaENB terkait clean energy.

Dewan Pengarah PSE UGM Berkesempatan Menjadi Moderator Acara Grafika Talkshow “Hilirisasi, Percepatan Ekonomi, dan Penciptaan Lapangan Kerja”  

News Thursday, 20 November 2025

Yogyakarta, PSE UGM- Bertepatan pada tanggal 19 November 2025, salah satu Dewan Pengarah PSE UGM sekaligus kepala Engineering Research and Innovation Center (Prof. Ir. Tumiran , M.Eng., Ph.D., IPU ) berkesempatan menjadi moderator pada acara Grafika Talkshow “Hilirisasi, Percepatan Ekonomi, dan Penciptaan Lapangan Kerja”. Acara yang diadakan di gedung SGLC FT UGM ini mengundang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartanto, M.B.A., M.M.T. Diharapkan hal ini dapat mendukung economic development  khususnya dalam hal penciptaan lapangan kerja dan sektor ketenagakerjaan.

123…5

Pusat Studi Energi
Sekip Blok K1.A Kampus Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta - Indonesia
Tel/Fax: +62-0274-549429 | e-mail : pse@ugm.ac.id

Universitas Gadjah Mada

Pusat Studi Energi

Universitas Gadjah Mada

Sekip Blok K1-A Yogyakarta 55281

pse@ugm.ac.id
 +62 (274) 549429
 +62 (274) 549429

© Pusat Studi Energi - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY