Contributor: Ekrar Winata
Editor: Naga Pamungkas
Yogyakarta, 30 Juni 2026 – Pusat Studi Energi (PSE) Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan PT Berau Coal Energy Tbk menyelenggarakan CBM & UCG Readiness Workshop pada tanggal 29–30 Juni 2026 di Gedung Eric, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kesiapan organisasi dan sumber daya manusia untuk mendukung pengembangan proyek Coal Bed Methane (CBM) dan Underground Coal Gasification (UCG) di Indonesia.
Workshop ini dirancang untuk membangun pemahaman lintas fungsi mengenai teknologi deep drilling, sistem reservoir CBM, serta konsep dan implementasi UCG. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menyusun draft project charter, mengidentifikasi kebutuhan kompetensi (competency requirement), serta merumuskan roadmap pengembangan kapabilitas proyek CBM dan UCG di lingkungan PT Berau Coal Energy Tbk.
Memahami Sistem Energi Bawah Permukaan
Hari pertama workshop mengangkat tema “Understanding the Subsurface Energy System”, yang berfokus pada penguatan pemahaman teknis mengenai sistem energi bawah permukaan sebagai fondasi pengembangan proyek CBM dan UCG.
Berbagai materi strategis disampaikan dalam enam sesi, meliputi Strategic Context: Why CBM & UCG?, Deep Drilling Fundamentals, CBM Reservoir System, UCG System Understanding, Formation Evaluation & Reservoir Data, serta sesi Reflection & Group Discussion.
Melalui rangkaian sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai tantangan dan peluang pengembangan sumber daya energi berbasis batubara, prinsip-prinsip pengeboran dalam (deep drilling), karakteristik reservoir CBM, teknologi gasifikasi batubara bawah tanah, hingga pentingnya data geologi dan reservoir dalam mendukung keberhasilan suatu proyek energi.
Membangun Kesiapan Proyek dan Organisasi
Memasuki hari kedua, workshop berfokus pada aspek implementasi proyek melalui tema “Building Project & Organization Readiness”. Materi yang disampaikan mencakup keseluruhan siklus pengembangan proyek CBM/UCG, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi.
Topik yang dibahas meliputi CBM/UCG Project Lifecycle, Competency & Organization Requirement, Risk & HSE in Deep Drilling & UCG, Contractor & Expert Management, Project Charter Workshop, serta diakhiri dengan Final Presentation & Steering Feedback.
Pada sesi lokakarya (Project Charter Workshop), peserta secara kolaboratif menyusun rancangan awal project chartersebagai dasar pelaksanaan proyek. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan kepada para fasilitator untuk memperoleh masukan strategis yang akan menjadi acuan dalam penyempurnaan rencana pengembangan proyek.
Mendorong Sinergi Akademisi dan Industri
Kolaborasi antara PSE UGM dan PT Berau Coal Energy Tbk dalam penyelenggaraan workshop ini mencerminkan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan industri dalam menghadapi tantangan pengembangan energi masa depan. Melalui pendekatan berbasis riset dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kedua institusi berkomitmen membangun fondasi yang kuat bagi implementasi proyek CBM dan UCG yang aman, efektif, dan berkelanjutan.
Sebagai pusat kajian multidisiplin di bidang energi, PSE UGM terus berupaya mendukung pengembangan sektor energi nasional melalui penyediaan kajian ilmiah, penguatan kompetensi, serta kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan. Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kapabilitas organisasi yang mampu menjawab tantangan pengembangan energi berbasis batubara dengan tetap memperhatikan aspek teknis, keselamatan kerja, tata kelola, dan keberlanjutan.