Contributor: Fawwaz Aqilah Nurmansyah
Editor: Naga Pamungkas
Pemanfaatan CPO off grade sebagai bahan bakar alternatif mulai menunjukkan peluang nyata di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional. Bahan bakar ini berasal dari minyak sawit berkualitas rendah yang selama ini kurang dimanfaatkan, sehingga ketersediaannya relatif melimpah dan tidak bersaing langsung dengan kebutuhan pangan. Dalam riset terbaru, CPO off grade diuji melalui pengoperasian mesin pada kondisi terkontrol untuk mengevaluasi karakteristik pembakaran, performa, serta dampaknya terhadap emisi dan keausan komponen.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa dibandingkan solar komersial, penggunaan CPO off grade masih menghasilkan performa mesin yang lebih rendah, emisi gas buang yang lebih tinggi, serta tingkat keausan komponen yang lebih besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa CPO off grade belum dapat menggantikan solar secara langsung tanpa perlakuan lanjutan. Namun demikian, hasil riset juga memperlihatkan bahwa bahan bakar ini dapat digunakan dan beroperasi secara berkelanjutan dalam pengujian jangka panjang.
Meski masih memiliki keterbatasan, CPO off grade berpotensi dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif (alternative energy) melalui pengondisian bahan bakar dan pengembangan teknologi lanjutan. Keunggulannya terletak pada ketersediaan yang melimpah, sifatnya yang terbarukan, serta peluang untuk mengurangi limbah industri sawit yang dapat berpotensi merusak lingkungan. Dengan pengembangan lebih lanjut, CPO off grade berpeluang berkontribusi dalam upaya diversifikasi energi dan penguatan ketahanan energi nasional.
Tolong buatkan saya caption untuk instagram @pse.ugm tentang artikel di atas yang rencananya akan di buat ke dalam feed instagram. Tolong untuk caption dibuat dengan bahasa seasik mungkin, semirip mungkin dengan konten konten instagram PSE UGM baru baru ini dan mencakupi inti dari artikel di atas