• UGM
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Pusat Studi Energi
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang PSE
    • Pengantar
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Kegiatan
    • Kerjasama
    • Personalia
  • Program Kerja
  • Jasa
    • Jasa Survei Geofisika untuk Eksplorasi Air Tanah
    • Jasa Survei Geofisika untuk Geoteknik
    • Jasa Audit Energi
  • PENELITIAN
  • Pelatihan
  • Kontak
  • Beranda
  • News
  • page. 14
Arsip:

News

Refleksi Ramadhan dan Bincang-Bincang Permasalahan Energi Nasional

Renewable EnergyUncategorized Monday, 27 June 2016

[:id]ramadhanpse2

Dalam rangka refleksi Ramadhan dan buka bersama yang diselenggarakan Pusat Studi Energi UGM sekaligus sebagai wahana bincang-bincang mengenai keenergian nasional, diselenggarakan konferensi pers pada 27 Juni 2016 di Aula Pusat Studi Energi UGM.

Beberapa isu aktual dalam bidang migas, kelistrikan, dan energi terbarukan menjadi diskusi yang hangat yang dihadiri oleh rekan-rekan pers dan peneliti PSE UGM. Dalam hal ini PSE UGM mendorong tata kelola energi yang lebih baik di Indonesia dengan memperhatikan bauran energi nasional. Migas didorong agar makin bisa menjadi modal pembangunan, bukan hanya sebagai komoditas bagi negara. Hal ini selaras dengan yang dikatakan oleh Dr. Deendarlianto selaku Kepala PSE UGM dalam memberi sambutan awal.

Di sisi lain, kepastian pasokan listrik serta infrastruktur ketenagalistrikan maupun transmisi sebaiknya perlu diakselerasikan agara rasio elektrifikasi Indonesia meningkat, seperti dijelaskan Dr. Tumiran, pakar ketenagalistrikan PSE UGM.

Di akhir acara, Dr. Rachmawan Budiarto menjelaskan update langkah nyata PSE UGM dalam riset dan implementasi energi terbarukan baik penerapan energi surya di Karimunjawa maupun keterlibatan PSE UGM dalam konsorsium KEMALA yang baru-baru ini diteken. Forum tersebut menjadi langkah nyata PSE UGM dalam implementasi Energi Terbarukan dalam skala yang lebih besar.

Acara ditutup dengan buka bersama seluruh keluarga besar peneliti, staff, dan senior PSE UGM serta kajian singkat oleh Ust. Ahmad Rahma Wardhana, S.T. (AIM)[:]

Penandatanganan Hibah (MCAI – Kemala)

NewsUncategorized Friday, 24 June 2016

[:id]kemala01kemala02Setelah melalui proses panjang sejak bulan Oktober 2015, pada hari ini, Jumat 24 Juni 2016, telah dilakukan penandatanganan perjanjian hibah Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM) antara Millenium Challenge Account Indonesia (MCAI) dengan Konsorsium Kemala (Konsorsium untuk Energi Mandiri dan Lestari), di kantor MCAI, Gedung MR21, Lantai 11, Jalan Menteng Raya 21, Jakarta Pusat. Penandatanganan dilakukan oleh Ibu Bonari Siahaan sebagai perwakilan MCAI serta Dr. Rumadi Ahmad dan Dr. Marzuki Wahid sebagai perwakilan Konsorsium.

Kemala merupakan konsorsium yang dipimpin oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Masyarakat Nahdlatul ‘Ulama (Lakpesdam-PBNU) yang beranggotakan Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM (PUSTEK UGM), Pusat Studi Energi UGM (PSE UGM), dan Center For Civic Engagement and Studies (CCES atau Pusat Kajian dan Penguatan Kewargaan).

Hibah PSDABM yang diterima Konsorsium Kemala bertajuk Peningkatan Pendapatan Rumah Tangga Miskin melalui Usaha Hijau yang Didukung oleh Energi Terbarukan dengan nilai hibah sebesar Rp 16,7 Milyar yang berlokasi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi dan Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Hibah ini merupakan ikhtiar nyata NU dan UGM untuk memadukan kemampuan kedua lembaga besar ini: NU dan CCES dengan basis pengelolaan komunitas yang partisipatif dan advokasinya, serta UGM dengan kemampuan pengelolaan teknologi energi terbarukan dan pengembangan perekonomian kerakyatannya.

Energi terbarukan dalam hibah ini merupakan pembangkit listrik tenaga surya yang akan digunakan sebagai pemicu peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat dengan akses energi rendah emisi karbon, di antaranya melalui, 1) penerangan pada malam hari, 2) energi untuk mengelola komoditas perekonomian lokal (limbah pertanian, perkebunan, dan perikanan), serta 3) energi untuk penyediaan air bersih melalui pompa air bertenaga surya.

Implementasi energi terbarukan ditargetkan akan menumbuhkan lapangan pekerjaan (green jobs), peningkatan pengetahuan administrasi dan keuangan, peningkatan waktu belajar di malam hari, dan peningkatan kualitas kesehatan akibat ketersediaan air bersih. Beberapa green jobs yang ditargetkan muncul di antaranya adalah 1) pekerjaan lokal untuk mendukung masa hibah, 2) lembaga pengelola administrasi dan keuangan energi, 3) personel operasional dan pemeliharaan, dan 4) pengelolaan komoditas lokal beserta rantai produksi, distribusi, dan pemasarannya.

Sementara sebagai salah satu strategi peningkatan kapasitas, Konsorsium akan membentuk Sekolah Hijau yang terdiri dari 3 tahapan pembelajaran yaitu, pendidikan dasar (peningkatan wawasan dan karakter individu), pendidikan menengah (keterampilan dan penguatan kelembagaan), serta pendidikan lanjut (penguatan jaringan dan pemasaran). Peserta Sekolah Hijau nantinya adalah masyarakat desa berbagai lapisan dan profesi dengan afirmasi peserta dari penduduk miskin dan kelompok perempuan.

Lebih dari itu, Konsorsium Kemala juga akan melakukan usaha-usaha riil lain berkenaan dengan pengembangan komunitas, peningkatan kapasitas, pengelolaan pengetahuan, serta advokasi kepada para pemangku kepentingan, sebagai strategi untuk mencapai keberlanjutan sistem energi terbarukan hingga jauh setelah masa hibah berakhir. Hibah ini sendiri akan berakhir pada 31 Desember 2017.[:]

PSE Jalin Kerjasama dengan Kabupaten Bangka Tengah

NewsRenewable Energy Thursday, 7 April 2016

[:id]IMG_20160406_100849IMG_20160406_100737Rabu, 6 April 2016 telah dilaksanakan pertemuan antara Pengurus PSE beserta Staf ahli dengan  pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk membahas kerjasama penelitian dan pemanfaatan teknologi energi bersih untuk kemakmuran masyarakat. Pemanfaatan teknologi  energi bersih akan ditekankan pada teknologi biofuel, alga, dan listrik surya. Aplikasi   teknologi bersih antara lain teknologi konversi minyak jelantah menjadi biosolar, sedangkan  mikro laga akan ditekankan pada pada teknologi kultivasi dan konversi menjadi biofuel, sedangkan untuk teknologi listrik surya ditekankan pada pelatihan teknis dalam merawat, memperbaiki, dan membuat Solar charge Controller dan Inverter.

Kerja sama ini diharapkan akan meningkatkan pemanfaatan teknologi energi bersih untuk kesejahteraan masyarakat.[:]

PSE INSTALASI POMPA AIR TENAGA SURYA UNTUK DERMAGA PULAU NYAMUK

NewsRenewable EnergyUncategorized Monday, 18 January 2016

[:id]Kepulauan Karimunjawa yang secara administratif menjadi bagian dari Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah hingga tahun 2014 belum memiliki fasilitas pembangkit listrik dari PLN. Sebagian kebutuhan harian listrik Kepulauan Karimunjawa dipenuhi oleh PLTD yang berbahan bakar solar industri dan PLTS terpusat, di mana keduanya masih belum mampu memasok listrik secara menyeluruh, baik dari sisi jumlah kepala keluarga maupun durasi.

Pulau Nyamuk merupakan salah satu dari 27 pulau di gugusan Kepulauan Karimunjawa. Pulau Nyamuk terletak pada posisi 5°48’39” – 5°49’17” lintang selatan dan 110°10’44” – 110°11’50” bujur timur dan merupakan wilayah administrasi mandiri sebagai Desa Nyamuk.

PULAU NYAMUK

Pada tahun 2012 Desa nyamuk memiliki penduduk sebanyak 574 jiwa yang terdiri dari 305 orang laki-laki dan 269 orang perempuan. Jumlah kepala keluarga di Desa Nyamuk mencapai 178 KK.

Masyarakat pulau Nyamuk segaian besar bermata pencaharian sebagai Nelayan. Selain dari hasil laut, sebagian masyarakat memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sana untuk mencari pendapatan. Hasil perikanan dan kelautan merupakan hasil utama perekonomian penduduk Pulau Nyamuk mengingat sebagian besar penduduk Pulau Nyamuk yang bermata pencaharian sebagai nelayan.  Alat yang digunakan antara lain pancing , jaring todak, jaring insang, dan bubu.

Alat utama transportasi warga di Pulau Nyamuk untuk menyeberang ke pulau lainnya serta untuk mencari ikan adalah perahu. Di Pulau Nyamuk terdapat kapal kecil dan kapal besar yang bersandar di Dermaga Pulau Nyamuk seperti diperlihatkan pada Gambar 2. Dermaga pulau nyamuk memiliki aktifitas yang cukup padat setiap harinya, baik untuk aktifitas nelayan atau aktifitas transportasi antar pulau.

 

Nelayan pada umumnya memerlukan air bersih untuk dibawa ke tengah laut atau untuk mencuci perlengkapan, namun sampai saat ini dermaga Pulau Nyamuk belum tersedia air bersih sehingga nelayan harus membawa air bersih dari rumah. Sementara jarak sumur air bersih terdekat dengan dermaga sejauh 300 meter.DERMAGA PULAU NYAMUK

Potensi energi matahari yang cukup baik di Pulau Nyamuk Karimunjawa memungkinkan pemanfaatan panel surya untuk pengangkatan air. Untuk mengaplikasikan teknologi pompa air tenaga surya ini, PSE UGM mendapatkan dukungan dari LPPM melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat khususnya Pengembangan Program KKN PPM dengan Pemanfaatan pv 1Hasil Penelitian dan Penerapan Teknologi Tepat Guna. Sistem pompa air yang diterapkan menggunakan panel suya 600 Watt-peak dan poma sumbersible 3 phase 200 Watt. Sistem ini mampu mengangkat air sampai dengan 7 m3 per hari yang dapat mensuplai kebutuhan air bersih untuk nelayan.

pv 2

pv 3pv 4[:]

UGM Kembangkan PLTS di Karimunjawa

NewsUncategorized Thursday, 22 October 2015

(Sumber : plts karimunjawaugm.ac.id) UGM mengembangkan listrik tenaga surya di Kepulauan Karimunjawa. Pengembangan diwujudkan dengan pemasangan 12  paket panel surya di delapan lokasi yang tersebar di empat pulau di Karimunjawa.

“Delapan unit digunakan sebagai Solar Home System dan empat lainnya diterapkan untuk pompa air atau Solar Water Pumping System (SWPS), ”kata anggota tim Program Listrik Surya Pusat Studi Energi (PSE) UGM, Irawan Eko Prabowo di Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/10).

Menurut Irawan pemasangan panel surya dilakukan sejak 2014 lalu dan ditempatkan di sejumlah area publik. Beberapa lokasi tersebut antara lain di puskesmas, sekolah, kantor kecamatan, dan tempat ibadah.

Penempatan panel surya di Kepulauan Karimunjawa merupakan salah satu upaya untuk mendukung ketersediaan listrik di wilayah itu.  Pasalnya, suplai energi listrik di wilayah itu masih sangat terbatas, sehingga untuk memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari warga menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang baru beroperasi di malam hari.

“Untuk menjalankan PLTD ini membutuhkan solar yang besar, sementara suplai terbatas dan harganya mahal. Oleh sebab itu, kita kembangkan pembangkit listrik tenaga surya karena daerah ini punya potensi sinar matahari yang cukup besar,”paparnya.

Kepulauan Karimunjawa memiliki potensi sinar matahari hingga 4,5 jam perhari.  Dari 12 paket panel surya tersebut dapat menghasilkan listrik sebesar 6.400 waat peak.

“Jadi, dalam sehari bisa menghasilkan listrik 28,8 kWh,”ujarnya.

Pengembangan PLTS ini tidak hanya diharapkan dapat mensuplai kebutuhan energi listrik masyarakat setempat. Namun, melalui implementasi sistem ini diharapkan mampu mendukung sektor pariwisata di Kepulauan Karimunjawa.

“Kami berharap pengembangan PLTS ini bisa mendukung sektor pariwisata di Kepulauan Karimunjawa,”tandasnya.

Keberadaan panel surya yang dipasang di beberapa area publik disambut baik oleh banyak pihak. Salah satunya Patto Parwansyah, Ketua Jurusan Agribisnis Rumput Laut SMKN 1 Karimunjawa. Ia mengatakan dengan pemasangan panel surya di sekolahnya, ternyata sangat membantu dalam pengerjaan administrasi sekolah.

“Sebelum ada panel surya ini, kami baru mengerjakan administrasi sekolah saat malam hari menunggu aliran listrik PLTD,” jelasnya.

Setiap hari warga masyarakat di Kecamatan Karimunjawa hanya bisa menikmati aliran listrik pada malam hari mulai pukul 18.00-06.00 WIB. Listrik tersebut dipasok dari enam PLTD yang berada di lima desa.

Menurut Patto dengan adanya panel surya ini kegiatan administrasi bisa dilakukan pada siang hari.  Mereka pun tidak perlu lagi lembur untuk menyelesaikan kegiatan adminsitrasi sekolah.

“Dulu bisa lembur sampai tengah malam, tapi dengan adanya panel surya ini jadi jarang lembur,” ungkapnya.

Meskipun begitu, Patto berharap kedepan kapasitas PLTS bisa ditingkatkan. Dengan demikian,  dapat menghidupkan peralatan perkantoran dalam jumlah yang lebih banyak untuk mendukung kegiatan pembelajaran siswa. Apalagi, selama ini daya yang dihasilkan dari panel surya yang dipasang di sekolahnya baru bisa digunakan untuk menghidupkan enam laptop dan dua printer.

“Kami berharap kedepan dayanya bisa diperbesar lagi sehingga bisa untuk menghidupkan lebih banyak peralatan termasuk proyektor, ”katanya penuh harap (Humas UGM/Ika)

PSE Latih Operator PLTS Pulau Nyamuk

NewsUncategorized Friday, 21 August 2015

DSC_0672Listik surya hingga sekarang masih menjadi ujung tombak energi terbarukan  dalam memenuhi kebutuhan listrik di daerah terpencil yang tidak tersambung jaringan PLN. Pembangkit listik tenaga surya memiliki keunggulan mudah dalam instalasi dan didukung potensi matahari di Indonesia yang cukup besar 4-5 kWh/hari. Namun demikian PLTS merupakan perangkat yang hampir semua komponen merupakan periangkat elektronik dan listik, mulai dari panel surya, pengendali pengisian baterai, inverter dan baterai. Hal ini menyebabkan perlu perawatan intensif oleh operator terkait dengan operasional PLTS tersebut.

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan PSE adalah memberikan pelatihan kepada operator tetang pengelolaan dan perawatan serta perbaikan PLTS. Dalam kesempatan  bebrapa waktu yang lalu yaitu pada tanggal 9 Agustus 2015 PSE beserta tim KKN UGM melakukan Pelatihan operator PLTS di Pulau Nyamuk Kecamatan Karimunjawa. Pelatihan tersebut disampaikan agar pengelola PLTS mampu merawat dan mengoperasikan PLTS sesuai dengan standart dan keamanan PLTS.

Menristek Dikti Dukung UGM Hilirisasi Produk Riset

NewsRenewable EnergyUncategorized Sunday, 29 March 2015

4923-menristek-dikti-dukung-ugm-hilirisasi-produk-risetugm.ac.id – Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir mendukung komitmen UGM untuk melakukan hilirisasi produk-produk riset yang dihasilkan para penelitinya. Nasir berharap hasil-hasil riset di perguruan tinggi (PT) bisa memiliki nilai ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu hasil riset peneliti UGM yang dikembangkan dan siap dihilirisasi adalah produk Biodisel B20 yang berasal dari microalga. Paparan mengenai produk tersebut dipresentasikan oleh Prof. Arief Budiman sebagai salah satu Staf ahli di Pusat Studi Energi UGM.

“Riset tidak cukup dengan publikasi tapi bisa dihilirkan ke masyarakat dan dunia usaha, ” papar Nasir saat audiensi dengan Rektor dan peneliti UGM di R. Multimedia, Selasa (24/3).

Hilirisasi produk riset PT menurut Nasir diharapkan dapat diimplementasikan di beberapa sektor unggulan, seperti energi, pangan, kesehatan, hankam, teknologi informasi, transportasi dan material. Maka, agar tidak terjadi tumpang tindih peran PT di sektor unggulan ini, Dewan Riset Nasional tengah melakukan pemetaan kolaborasi antara PT dan  industri.

“Ini yang terus kita dorong di beberapa sektor unggulan tersebut,”urainya.

Nasir menilai hasil riset di PT sudah cukup banyak. Meskipun demikian, hasil riset tersebut tetap memperhitungkan sisi benefit (keuntungan). Di sisi lain, jangan sampai produk riset yang dihasilkan melimpah namun harga di pasaran terlalu tinggi sehingga menjadi tidak laku.

“Disini PT perlu membuat semacam holding untuk membantu hilirisasi produk risetnya,” kata Nasir.

Sementara itu Rektor UGM, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc menegaskan komitmen UGM untuk menjadi socio-entrepreneur university. Menurut Dwikorita, UGM serius dalam membidik kebutuhan masyarakat dan industri dari hasil riset para peneliti UGM.

“Semoga saja technopark yang ada di Kulon Progo, Baron dan Getas (kerja sama dengan Perhutani) bisa terwujud,” kata Dwikorita.

Dwikorita menambahkan produk riset UGM sudah ada yang siap untuk dihilirisasi. Produk riset UGM sejauh ini ada yang masih berupa prototype, sudah diterapkan di dunia industri maupun sudah ada yang bisa diproduksi massal.

“Sebagian memang masih seperti tukang jahit yaitu tergantung pesanan dan belum diproduksi massal,” katanya.

Pada kesempatan itu Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi juga sempat meninjau beberapa hasil inovasi dosen dan mahasiswa UGM. Selain itu menteri juga mendengarkan paparan dari para peneliti UGM yang dipandu oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM, Dr. Hargo Utomo, M,B.A.

Hargo Utomo berharap pemerintah memberikan pemandatan pengembangan Pusat Inovasi Sains dan Teknologi Bidang Biomedika (Alat dan Teknologi Kesehatan serta Obat-obatan), Bidang Energi, dan Bidang Manufaktur serta Bidang Pangan. Bidang-bidang tersebut perlu diintegrasikan dengan keseluruhan proses akademik (Tridharma) yang berjalan di UGM melalui Taman Industrial Pendidikan (Teaching Industrial Park) yang diintegrasikan dengan Teknopark yang digagas pemerintah, bekerjasama dengan pemerintah daerah.

 

“Hal ini akan menjadi cara bagi UGM untuk berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dan juga merupakan perwujudan  implementasi socio entrepreurial university,” terang Hargo. (Sumber : ugm.ac.id Humas UGM/Satria, foto: Budi H)

Penandatangan Perjanjian Serah Terima Program Biodisel dan PLTS di Karimunjawa (UGM-USAID )

News Thursday, 5 February 2015

IMG_0547Pada hari Kamis tanggal 5 Februari 2015 dilaksanakan penandatanganan perjanjian serah terima program kerjasama anatara UGM dan USAID yang telah selesai dilaksanakan. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor  UGM Prof. Suratman, Ibu Retno USAID Indonesia, Chief Of Party USAID Mr. Bill Meade, dan Wakil Bupati Jepara.

Program kerjasama yang dilaksanakan antara USAID dan UGM adalah Pengembangan Sistem Listrik Surya di Karimunajwa dan Program Biodisel dengan bahan baku minyak Jelantah.

Biodisel dikembangkan dari minyak jelantah dan sudah dimanfaatkan pada sebagian kendaraan operasional UGM berbahan bakar solar.

IMG_0557Program sistem listrik surya yang  dikembangkan di Karimunjawa sejumlah 12 set, terdiri dari 8 unit Solar Home System (SHS) 500 Wp dan 4 unit Solar Water Pumping System (SWPS) 600 Wp. Semua sistem dipasang pada fasilitias umum seperti kantor kecamatan, puskesmas, kantor kepala desa, dan sekolah. Program ini dilaksanakan untuk membantu pelayanan masyarakat khususnya di wilayah Karimunjawa yaitu Pulau Karimunjawa , Pulau Parang, Pulau Genting, dan Pulau Nyamuk. Sampai saat ini fasilitas yang telah dikembangakan di Karimunjawa memberikan manfaat yang cukup besar pada pelayanan masyarakat.

Diskusi PSE & PUSTEK UGM dengan Menteri KKP

NewsUncategorized Wednesday, 12 November 2014

PSE 1PSE 2

Pusat Studi Energi (PSE) dan Pusat Studi Teknologi Kelautan (PUSTEK) dalam delegasi UGM diterima Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti tanggal 11 November 2014. Dalam pertemuan tersebut disinggung antara lain pentingnya pengembangan energi lokal dan bersih untuk pembangunan berkelanjutan di sektor kelautan dan perikanan, termasuk di dalamnya pembangunan pulau-pulau.

PLTS untuk Pendidikan Diresmikan PT.PLN dan PT.Pertamina

News Monday, 22 September 2014


plts sma3 gambar 2
plts sma3 gambarplts sma3 gambar 3Yogyakarta, 19 Septermber 2014. Pihak SMA 3 Yogyakarta beserta PT. PLN dan PT. Pertamina melaksanakan peresmian bantuan unit PLTS untuk laboratorium dan gazeebo energi. Bantuan terdiri dari 2 unit PLTS 500 Wp masing masing untuk laboratorium Fisika dan laboratorium Biologi , serta 2 unit gazeebo energi yang dilengkapi dengan modul charging handphone yang berfungsi sebagai tempat diskusi siswa. Bantuan tersebut berasal dari PT. PLN dan PT. Pertamina. Dalam melaksanakan pekerjaan instalasi PLTS, SMA 3 Yogyakarta bekerjasama dengan  Pusat Studi Energi (PSE). PSE bertugas merancang dan mengimplentasikan PLTS untuk pendidikan yang mana desain pengaturan energi bersifat custom  karena PLTS digunakan pula untuk mensuplai kebutuhan energi alat alat paktikum khususnya di laboratorium Fisika.

PLTS untuk pendidikan ini berfungsi sebagai media edukasi kepada siswa mengenai sumber energi terbarukan yang mampu mensuplai kebutuhan listrik khusus laboratorium. Kedepanya diharapakan banyak instansi pendidikan yang dapat memberikan contoh instalasi perangkat sumber energi terbarukan kepada siswa didiknya sehingga merangsang siswa untuk lebih semanagt mempelajari tentang sumber energi yang ramah lingkungan.

1…121314151617

Pusat Studi Energi
Sekip Blok K1.A Kampus Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta - Indonesia
Tel/Fax: +62-0274-549429 | e-mail : pse@ugm.ac.id

Universitas Gadjah Mada

Pusat Studi Energi

Universitas Gadjah Mada

Sekip Blok K1-A Yogyakarta 55281

pse@ugm.ac.id
 +62 (274) 549429
 +62 (274) 549429

© Pusat Studi Energi - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY